Pertamina Tambah 66 Ribu Pasokan Gas Melon di Pati

 


JATENGPOSNEWS.COM PATI - Pertamina mengambil langkah antisipatif untuk mencegah kelangkaan gas Elpiji subsidi selama bulan Ramadan dan Lebaran 2026 dengan menambah sebanyak 66 ribu tabung Elpiji 3 kg. 

Koordinator Hiswana Area Pati, Mochamad Nurcholis, menyatakan bahwa peningkatan permintaan Elpiji 3 kg selama Ramadan memang sudah diperkirakan, sehingga usulan penambahan alokasi telah diajukan ke Pertamina.

Penambahan alokasi ini dilakukan secara bertahap, dimulai dari pekan keempat Februari dan dilanjutkan pada pekan pertama dan kedua Maret, serta penambahan khusus untuk momen Lebaran. 

"Dengan penambahan ini, kami optimis dapat memenuhi kebutuhan Elpiji bersubsidi masyarakat Pati, bahkan kebutuhan saat Lebaran juga dipastikan dapat terpenuhi," kata Nurcholis.

Data dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menunjukkan bahwa extra dropping LPG 3 kg sebanyak 710.160 tabung atau setara dengan 2.130 metrik ton (MT) telah disalurkan untuk wilayah Jawa Tengah. 

Penambahan alokasi untuk Pati sendiri mencapai 66 ribu tabung.

Nurcholis mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir akan kelangkaan gas LPG dan membeli di pangkalan gas Elpiji resmi yang sudah ada di tiap desa di Pati. 

"Beli di pangkalan saja dipastikan harganya sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), namun kalau beli di pengecer pasti di atas HET," tambahnya.

Sementara itu, Analisis Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Suwardi, menyatakan bahwa pihaknya masih intens melakukan pengawasan distribusi Elpiji 3 kg ke pangkalan untuk memastikan ketersediaan dan penyaluran tepat sasaran.

"Kami berkomitmen menjamin ketersediaan LPG 3 kg selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, dan selalu berkoordinasi intens dengan Pertamina," kata Suwardi. 

Ia berharap agen Elpiji di Pati dapat secara rutin melakukan pembinaan kepada pangkalan untuk melakukan penyaluran kepada masyarakat sesuai peraturan yang berlaku.

Suwardi juga meminta agen untuk menindak tegas pangkalan yang menyalurkan tidak sesuai aturan. 

"Kami berharap pangkalan dapat menyalurkan LPG 3 kg tepat sasaran dengan harga sesuai HET," tandasnya. 

Dengan demikian, kebutuhan masyarakat Pati dapat terpenuhi dan distribusi Elpiji 3 kg dapat berjalan lancar.

Suntoyo, salah satu warga Tamansari, Kecamatan Tlogowungu, mengaku, meskipun pada Ramadan ini banyak warga yang membutuhkan gas, namun dirinya menyebut untuk didaerahnya, gas elpiji masih cukup mudah untuk didapatkan.

“Ya masih aman sejauh ini. Ini dapat di pangkalan langsung. Harganya Rp 18 ribu,” ujarnya.(Ida)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama