Mutiara Tampil Perkasa, Libas Unggulan Jepang di Kudus


JATENGPOSNEWS.COM, KUDUS-Tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari, menunjukkan mental bertanding yang luar biasa dalam ajang Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. 

Bertanding di babak 32 besar (R32) yang berlangsung di Kudus, Rabu (21/10/2026), berhasil menumbangkan unggulan kelima asal Jepang, Manami Suizu, lewat pertarungan sengit tiga gim dengan skor akhir 13-21, 21-18, dan 21-8.

Laga diawali dengan perjuangan berat bagi Mutiara. Meskipun sempat mengawali gim pertama dengan apik, performanya goyah di pertengahan laga. Keraguan yang kerap berujung pukulan keluar (out) membuat perolehan poinnya tertinggal jauh hingga harus menyerahkan gim pertama dengan skor 13-21.

Memasuki gim kedua, persaingan berlangsung kian ketat. Momentum kebangkitan Mutiara tercipta saat ia berhasil mengejar ketertinggalan di poin-poin kritis. Keberhasilan membalikkan keadaan di gim kedua (21-18) menjadi titik balik yang meruntuhkan kepercayaan diri lawan.

Dominasi Mutiara semakin tak terbendung pada gim penentu. Melihat lawan mulai ragu dengan pola permainannya sendiri, Mutiara tampil menekan dan menutup gim ketiga dengan kemenangan telak 21-8.

Usai laga, Mutiara mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil manis tersebut. Ia menyebut kesuksesan ini tak lepas dari persiapan matang dan strategi tepat yang disusun bersama sang pelatih.

"Alhamdulillah hari ini mainnya cukup baik. Di game pertama startnya bagus, hanya di pertengahan ada keraguan karena sering out jadinya kelepasnya banyak. Di game kedua masih ketat, tetapi waktu lawan sudah unggul dan saya bisa mengejar, saya merasa itu momentum untuk membalikkan keadaan," ujar Mutiara.

Ia menambahkan, kunci strateginya terletak pada penguasaan tempo dan jarak bola. "Di game ketiga merasa lawan sudah tidak yakin dengan pola mainnya. Sebelum bermain sudah banyak ngobrol juga sama pelatih dan analisis mainnya seperti apa. Strateginya tadi tidak mau mengikuti lawan yang bolanya jauh-jauh, karena kalau bolanya dekat-dekat lawan merasa kurang nyaman," jelasnya.

Meski berhasil melangkah ke babak berikutnya, Mutiara menegaskan pentingnya evaluasi diri untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

"Untuk evaluasi, saya harus kurangi mati sendiri dan buangan bolanya harus lebih diperhatikan. Sekarang persaingan tunggal putri sangat kuat, jadi di lapangan pola pikirnya harus selalu diwaspadai dan harus siap capek," pungkas Mutiara. (han)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama