Nostalgia dan Resep Juara Kevin Sanjaya di Audisi Umum PB Djarum 2026

Kevin Sanjaya Sukamuljo Legenda Bulutangkis PB Djarum, yang juga mantan Juara Dunia olahraga badminton.

JATENGPOSNEWS.COM, KUDUS-Langkah kaki Kevin Sanjaya Sukamuljo kembali menginjak lantai GOR Jati, Kudus. Namun, kali ini hadirnya sang legenda hidup bukan untuk bertanding, melainkan sebagai anggota Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026. 

Momen ini sekaligus membangkitkan memori manis peraih dua kali gelar All England tersebut saat pertama kali merintis karier di tempat yang sama 20 tahun silam.

‘’Hadir di GOR Jati membuat saya bernostalgia semasa pertama kali mengikuti Audisi Umum PB Djarum di tahun 2006 lalu. Saya senang melihat perjuangan adik-adik yang begitu gigih,’’ ujar Kevin di sela-sela memantau para peserta, Rabu (9/9/2026).

Menurut mantan pebulu tangkis nomor satu dunia ini, kunci utama untuk menjadi atlet tangguh terletak pada keseimbangan mentalitas di lapangan. Keinginan kuat untuk menang harus berjalan berdampingan dengan rasa berani menghadapi kekalahan. Antusiasme tinggi para peserta muda tahun ini dipandangnya sebagai angin segar bagi regenerasi bulu tangkis nasional.

Perjuangan ekstra pantang menyerah memang terpancar nyata dari para pebulu tangkis cilik yang datang dari berbagai pelosok negeri. Austin Christian, peserta kategori usia muda asal Pekanbaru, rela melintasi pulau dan kembali mencoba peruntungannya setelah sempat gagal pada seleksi di daerah asalnya.

‘’Saya ingin masuk PB Djarum. Saya akan terus berlatih, pantang menyerah untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding karena aku ingin jadi juara dunia,’’ tegas Austin.

Pengorbanan tak kalah besar juga ditunjukkan oleh Siti Athiyyah Salsabila bersama sang ayah, Hasan Samiun, yang terbang langsung dari Mimika, Papua Tengah. Demi beradaptasi dengan atmosfer serta kualitas lawan di Kudus, mereka bahkan sudah tiba dua minggu sebelum gelaran dimulai. Usaha tersebut membuahkan hasil manis setelah Siti berhasil lolos dari babak screening KU-11.

‘’Seru sekali berhadapan dengan lawan dari berbagai daerah. Tapi aku tak gentar dan ingin terus bertanding. Aku akan berlatih keras untuk bisa jadi penerus prestasi Susi Susanti,’’ kata Siti penuh optimisme.

Rangkaian seleksi Audisi Umum PB Djarum 2026 sendiri diawali dengan fase screening pada 9-10 September menggunakan format satu gim 21 poin tanpa deuce. Tahapan kemudian berlanjut ke fase turnamen pada 11-13 September.

Untuk mengamankan 'Super Tiket' menuju babak karantina empat minggu, peserta putra minimal harus menembus semifinal, sementara peserta putri wajib mencapai partai puncak.

Meski demikian, Tim Pencari Bakat juga menyediakan jalur Super Tiket Pilihan bagi atlet berpotensi besar yang terhenti di tengah jalan sebelum nantinya menentukan siapa yang layak menjadi atlet binaan resmi PB Djarum. (adm)

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama