Delapan Tim Siap Berlaga di Semifinal, Tuan Rumah Tanpa Hambatan

Suasana pertandingan antara tim All-Stars Kudus vs All-Stars Tangerah dalam laga semifinal, di Supersoccer Arena Kudus, Jumat (26/6)

JATENGPOSNEWS.COM, KUDUS-Delapan tim yang sudah memastikan diri lolos ke babak perempat final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026, menunjukkan permainan terbaiknya dalam fase knock out yang berlangsung pada Jumat (26/6) di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Hasilnya, empat tim yang berhasil melaju ke semifinal yakni All-Stars Jakarta, All-Stars Surabaya, All-Stars Yogyakarta, dan All-Stars Kudus yang akan bergulir Sabtu (27/6).

Laga pembuka babak delapan besar MLSC 2026 dimenangkan oleh All-Stars Jakarta 4-0 dari All-Stars Malang, yang merupakan tim debutan di penyelenggaraan tahun ini. Sementara runner-up MLSC All-Stars 2025, All-Stars Solo harus mengakui keunggulan semifinalis tahun lalu, All-Stars Surabaya dengan skor akhir 1-2. 

Partai ulangan babak fase grup antara All-Stars Semarang melawan All-Stars Yogyakarta, berakhir dengan kemenangan All-Stars Yogyakarta dengan skor 2-1 lewat drama adu penalti setelah tak ada gol tercipta di waktu normal. 

Sedangkan pertandingan All-Stars Kudus terus melaju untuk mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan turnamen usai mengalahkan All-Stars Tangerang dengan kemenangan 2-0.

Juara MLSC All-Stars tahun lalu, All-Stars Kudus mendapat perlawanan sengit dari All-Stars Tangerang. Tampil mendominasi jalannya babak pertama dengan menerapkan ball possesion dan memanfaatkan sisi lebar lapangan, upaya All-Stars Kudus untuk mencetak gol dari open play maupun skema set-piece terbentur kedisiplinan lini bertahan All-Stars Tangerang. 

Sebaliknya, All-Stars Tangerang sesekali mencoba memaksimalkan serangan balik cepat, tapi belum berhasil mengubah skor. Babak pertama berakhir imbang 0-0. 

Di paruh kedua, tim All-Stars Kudus mencoba mengubah komposisi pemain. Keputusan itu pun langsung berbuah hasil kala Rara Zenita Fatin mencetak gol di menit 22 dengan memanfaatkan umpan terobosan dari Giada Soebianto. Merespon gol itu, All-Stars Tangerang lantas mengubah pola permainan dengan memasukkan beberapa pemain yang lebih punya insting menyerang. 

Namun barisan defensif All-Stars Kudus tak kehilangan konsentrasi menjaga lini pertahanan, dan membuat lawan kesulitan menembus kotak penalti. Kematangan pola permainan All-Stars Kudus pun akhirnya membuahkan gol kedua lewat kaki Raisha Qaireen Batrisyia di menit 37, dan mengubah skor menjadi 2-0 yang bertahan hingga akhir pertandingan. 

Sebagai sosok pemecah kebuntuan timnya, Rara Zenita Fatin mengaku bersyukur bisa menjadi pencetak gol pertama All-Stars Kudus. Dia mengatakan jika hal tersebut tercipta berkat kepercayaan rekan setim di lapangan. Pemain bernomor punggung 10 inipun berharap kolektivitas permainan dan semangat juang yang ditunjukkan hari ini bisa kembali muncul di semifinal. 

“Untuk besok saya ingin kita lebih semangat dan kuat lagi,” katanya. 

Sementara itu, Pelatih Kepala All-Stars Kudus, Yayat Hidayat mengakui timnya sempat kesulitan menghadapi pressing dari lawan di lini tengah. Ia menginstruksikan para pemain untuk lebih cepat memindahkan bola memanfaatkan luas lapangan, sehingga mampu mencetak gol dan meraih kemenangan. 

Untuk menghadapi All-Stars Surabaya di partai semifinal, ia menyarankan tim untuk lebih fokus sedari menit awal pertandingan guna mengantisipasi permainan atraktif lawan. 

“Yang pasti saya akan instruksikan ke semua anak-anak untuk tetap menjaga disiplin, bermain fokus dan menjaga kebugaran. Mereka juga harus berani untuk berduel. Kalau kita lebih kerja keras lagi di lapangan, kita bisa mengatasi mereka,” ucapnya. 

Di sisi lain, Pelatih Kepala All-Stars Tangerang, Leo Sedubun menekankan bagaimana kehebatan mental anak asuhnya tak terpengaruh status All-Stars Kudus sebagai juara tahun lalu. Dihuni oleh mayoritas nama baru di turnamen tahun ini, ia yakin All-Stars Tangerang bisa berbicara lebih banyak lagi di kompetisi mendatang. 

Baginya, semangat pembinaan sepak bola putri yang digelorakan MilkLife Soccer Challenge berhasil memunculkan banyak talenta berbakat di Tangerang. 

“All-Stars Tangerang ini bisa dibilang semuanya debutan, tapi saya senang melihat progress mereka. Dari awal kita ada progress dan grafiknya meningkat terus. Sampai hari ini pun kita coba berusaha maksimal dan saya suka karena mereka tetap kerja keras,” ujarnya. 

Dengan hasil ini, partai semifinal yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus Jawa Tengah pada Sabtu (27/6) akan mempertemukan All-Stars Jakarta vs. All-Stars Yogyakarta, sedangkan All-Stars Surabaya akan melakoni laga kontra All-Stars Kudus. (han)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama