Bupati Sam’ani Ajak Warga Maknai ‘’Urup Nguripi’’

 

APEL HARI JADI: Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris memimpin langsung Apel Hari Jadi Kudus Ke-477, di halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (23/9) pagi.


JATENGPOSNEWS.COM KUDUS-Peringatan Hari Jadi ke-477 Kota Kudus tahun ini menjadi momen krusial yang bersejarah. Pemkab Kudus bersiap merombak tanggal peringatan hari lahir kota kretek tersebut. Berdasarkan hasil kajian rekonstruksi historis yang mendalam, hari jadi Kabupaten Kudus yang selama ini diperingati setiap 23 September, akan resmi digeser menjadi 23 Agustus mulai tahun 2027 mendatang.

Hal itu ditegaskan oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat memimpin Apel Hari Jadi ke-477 Kota Kudus di Halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (23/9). Didampingi Wakil Bupati Bellinda Birton dan Ketua TP PKK Endhah Sam’ani Intakoris, Bupati menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mendekatkan kembali masyarakat pada akar sejarah dan jati diri asli Kota Kudus.

‘’Perubahan ini mengacu pada hasil kajian sejarah, termasuk pembacaan prasasti pada mihrab Masjid Menara Kudus yang bertarikh 19 Rajab 956 Hijriah atau dikonversi menjadi 23 Agustus 1549 Masehi,’’ ujar Sam'ani. 

Pihaknya berkomitmen penuh mengawal proses transisi regulasi ini bersama legislatif agar memiliki landasan hukum yang kuat melalui revisi Peraturan Daerah (Perda).

Refleksi Dua Tahun Kepemimpinan dan Semangat ‘’Urup Nguripi’’.

Di hadapan peserta apel, Bupati Sam’ani juga menjadikan momentum ini sebagai refleksi dua tahun masa kepemimpinannya bersama Wabup Bellinda Putri Sabrina Birton. Meski mencatatkan berbagai capaian positif, Sam’ani secara ksatria mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama di tengah keterbatasan fiskal serta tantangan lingkungan dan sosial.

Dengan mengusung tema “Urup Nguripi”, Sam’ani mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari Forkopimda, pelaku usaha, hingga warga lokal untuk saling memberikan manfaat dan menjaga kerukunan yang selama ini menjadi modal utama pembangunan.

‘’Capaian yang telah kita raih merupakan hasil kerja bersama. Semangat Urup Nguripi harus kita maknai sebagai dorongan untuk terus memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Kudus menuju daerah yang sehat, sejahtera, harmoni, dan takwa,’’ tegasnya.

Masih kata Sam’ani, peringatan Hari Jadi ke-477 tidak berhenti pada upacara formal saja. Ia mengajak seluruh warga Kudus untuk merapatkan barisan dan menyukseskan rangkaian pesta rakyat yang masih berjalan pasca-23 September.

Beberapa agenda besar yang siap menghentak Kudus dalam waktu dekat antara lain, pencatatan Rekor MURI Tari Lajur Caping Kalo yang digelar, Sabtu (26/9), Konser Musik Puncak yang menghadirkan Charly Van Houttens dan Guyon Waton, Sabtu (26/9) dan agenda lain. 

‘’Rentetan acara ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan massal, namun juga ruang kebersamaan yang mempererat harmoni seluruh warga Kudus,’’ pungkasnya. (han)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama