![]() |
| Penyerahan hibah satu unit mobil ambulan untuk warga Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, dari RSU Kumala Siwi Kudus, di halaman Kantor Desa Banget, Selasa (22/9/2026). |
JATENGPOSNEWS.COM, KUDUS-Jarak geografis kini bukan lagi penghalang utama masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan, melainkan keterbatasan armada transportasi medis.
Menyadari realitas tersebut, Rumah Sakit Umum (RSU) Kumala Siwi Kudus menyalurkan hibah satu unit ambulans darurat kepada Pemerintah Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Selasa (22/9). Langkah ini ditujukan untuk memotong rantai birokrasi evakuasi darurat bagi warga pelosok.
Direktur Utama RSU Kumala Siwi, dr. Dian Norma Damawati, mengungkapkan banyaknya kasus fatalitas pasien rujukan akibat lambatnya proses penjemputan dari tempat tinggal menuju fasilitas kesehatan.
‘’Fasilitas kesehatan di Kudus sudah menjamur, namun kendala transportasi kerap membuat pasien telat ditangani. Kecepatan evakuasi berbanding lurus dengan angka keselamatan jiwa,’’ jelas dr. Dian.
Hibah armada di Desa Banget ini merupakan proyek sosial kedua dari RSU Kumala Siwi setelah sebelumnya mendistribusikan armada serupa di Desa Mijen.
Kepala Desa Banget, Slamet Widodo, pun mengaku sangat terbantu mengingat keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) selama ini membuat pihak pemdes belum mampu mengadakan armada ambulans secara mandiri.
‘’Beberapa hari lalu bahkan sudah langsung kami gunakan untuk mengantar warga berobat. Respons warga sangat luar biasa,’’ kata Slamet.
Guna memaksimalkan operasional, Pemdes Banget telah menyiagakan tim relawan desa yang siap melayani panggilan darurat selama 24 jam penuh. Slamet memastikan seluruh layanan pengantaran pasien, baik untuk rawat jalan maupun rawat inap (opname) di area Kabupaten Kudus, tidak akan dipungut biaya sama sekali.
‘’Semuanya gratis bebas biaya, tinggal telepon saja karena
armada ini murni hibah kemanusiaan. Kami yakin ini akan sangat mempermudah dan
membawa manfaat besar bagi seluruh warga Desa Banget dan sekitarnya,’’
pungkasnya. (han)

Posting Komentar